SEJARAH GALERI UFFIZI - LEBIH DARI 400 TAHUN SENI & BUDAYA
Galeri Uffizi: Sebuah Mahakarya Medici
Galeri Uffizi adalah warisan dari keluarga Medici Italia yang berpengaruh. Dibangun sebagai bagian dari proyek yang lebih besar untuk menciptakan ruang bagi kantor administrasi kota di bawah pemerintahan Cosimo I pada tahun 1560. Putranya, Francesco I, mendirikan museum ini pada tahun 1581 untuk memamerkan koleksi seni keluarga Medici yang sangat banyak. Pewaris terakhir Medici, Anna Maria Luisa, memindahkan koleksinya ke negara bagian Tuscan pada tahun 1737 di bawah “Pakta Keluarga”, yang mengharuskannya untuk tetap berada di Florence.
Saat ini, Galeri Uffizi berdiri sebagai salah satu galeri seni paling terkenal di dunia, memamerkan koleksi mahakarya Renaisans yang mengesankan, karya seni Barat, cetakan, dan berbagai patung dari zaman kuno hingga periode modern awal.
Dari gedung perkantoran hingga galeri seni
Ketika Cosimo I de’ Medici memutuskan pada tahun 1560 untuk membangun Istana Uffizi, fokus utamanya pada awalnya bukanlah seni. Tujuannya adalah merancang sebuah bangunan besar untuk menampung kantor-kantor administratif Florence, yang dikenal sebagai “uffizi” (bahasa Italia untuk “kantor”). Arsip negara juga berlokasi di sana. Bangunan ini dirancang untuk menunjukkan status dan prestise keluarga Medici. Cosimo memilih Giorgio Vasari untuk merancang bangunan baru berbentuk huruf U dengan halaman tengah yang dikelilingi oleh dua sayap utama dan sebuah koridor yang menghubungkan Uffizi dengan Istana Pitti, yang digunakan keluarga Medici sebagai kediaman mereka. Bernardo Buontalenti menyelesaikan pembangunan gedung tersebut setelah kematian Vasari pada tahun 1574. Istana Uffizi, yang mencakup area seluas sekitar 13.000 meter persegi, selesai dibangun pada tahun 1580. Bangunan ini mencakup galeri terbuka, tiang-tiang bergaya klasik, dan proporsi yang harmonis, yang merupakan ciri khas arsitektur Mannerisme.
Perubahan menjadi museum
Francesco I de’ Medici, putra Cosimo dan Grand Duke Tuscany yang baru, mengubah Istana Uffizi menjadi museum pada tahun 1581 untuk memamerkan koleksi seni berharga keluarga Medici dan membuatnya dapat diakses oleh publik. Grand Duke menyadari pentingnya seni dalam melestarikan warisan keluarga mereka, dan niatnya juga mencakup upaya untuk semakin memperkuat pengaruh politik mereka yang sudah cukup signifikan. Francesco I melanjutkan tren Renaisans dengan membuka koleksi pribadi kepada publik. Anggota keluarga Medici menghargai dan mengagumi seni serta sering dikaitkan dengan berbagai seniman dan intelektual terkenal.
Keluarga Medici: Penjaga Seni
Sebuah galeri pribadi yang didirikan oleh Francesco I awalnya terletak di lantai atas sayap timur Uffizi. Galeri tersebut menampung benda-benda seni dari koleksi pribadi keluarga, termasuk patung-patung Romawi. Titik utama dari museum pribadi ini adalah ruangan segi delapan yang disebut Tribuna atau Tribune. Dibangun oleh Bernardo Buontalenti pada tahun 1584, ruangan ini melambangkan empat elemen dan dihiasi dengan marmer, batu, serta kerang. Seiring bertambahnya koleksi Keluarga Medici, semakin banyak bagian yang ditambahkan untuk memamerkan benda-benda seni tersebut.
Selama bertahun-tahun, 45 hingga 50 ruangan digunakan untuk memamerkan lukisan-lukisan dari abad ke-13 hingga ke-18.
Anna Maria Luisa: Sebuah Warisan bagi Florence
Setelah anggota keluarga terakhir, Anna Maria Luisa de Medici, wafat, ia menyumbangkan koleksi seni tersebut kepada Negara Bagian Toscana pada tahun 1737 dengan instruksi khusus agar karya-karya seni tersebut tetap berada di Florence dan dapat dinikmati oleh publik. Enam belas tahun kemudian, Uffizi dibuka untuk umum dan hingga kini masih menyimpan banyak karya yang dipesan dan dikoleksi oleh keluarga Medici. Galeri ini dibuka untuk umum pada tahun 1769 oleh Grand Duke Peter Leopold.
Dari Botticelli hingga Michelangelo
Keluarga Medici memesan dan mengumpulkan karya-karya dari banyak seniman ternama, sehingga Galeri Uffizi menjadi rumah bagi salah satu koleksi seni terpenting di dunia, terutama mahakarya-mahakarya Renaisans Italia. Koleksi ini mencakup lukisan-lukisan ikonik karya seniman seperti Sandro Botticelli, Leonardo da Vinci, Michelangelo, dan Raphael. Galeri ini juga memamerkan koleksi potret diri yang sangat luas, patung-patung klasik dari Roma dan Yunani kuno, serta karya seni dari seniman Eropa Utara seperti Albrecht Dürer dan Jan van Eyck.
Cetakan dan Gambar
Pada pertengahan abad ke-17, Kardinal Leopoldo de’ Medici menambahkan sebuah bagian khusus untuk cetakan dan gambar. Koleksi ini mencakup lebih dari 177.000 gambar dan cetakan berharga, dan terletak di lantai satu di ruang yang dulunya digunakan sebagai teater.
Perpustakaan
Perpustakaan Uffizi didirikan pada abad ke-18 dan dibuka pada tahun 1747. Perpustakaan ini didirikan untuk menyimpan koleksi buku berharga yang disumbangkan oleh Antonio Magliabechi, pustakawan para Grand Duke Medici. Perpustakaan ini dihiasi dengan lukisan dinding yang indah dan detail yang rumit, serta berfungsi sebagai pusat penelitian bagi para cendekiawan dan sejarawan seni.
Kantor Pos
Pada tahun 1866, Reali Poste (Kantor Pos Kerajaan) dibuka di gedung Uffizi, tepatnya di lantai dasar di belakang Loggia dei Lanzi. Kantor pos ini tetap beroperasi hingga tahun 1917, setelah itu ruang tersebut terutama digunakan sebagai area pameran.
Perubahan pada Abad ke-19
Koleksi seni awalnya disusun berdasarkan jenisnya, memisahkan lukisan dari benda-benda ilmiah, yang dipindahkan ke museum baru bernama La Specola, yang terutama berfokus pada Zoologi dan Sejarah Alam. Pada abad ke-19, banyak patung era Renaisans dipindahkan ke Museum Nasional Bargello untuk menciptakan ruang yang lebih luas, dan beberapa benda bersejarah Etruria dipindahkan ke Museum Arkeologi.
Nuovi Uffizi
Selama bertahun-tahun, Galeri ini telah direnovasi beberapa kali dan diperluas untuk menampung koleksi seni yang terus bertambah. Proyek “Nuovi Uffizi” (Uffizi Baru), yang dimulai pada tahun 1989, merupakan bagian dari perluasan berkelanjutan ini, dengan fokus pada modernisasi serta penambahan ruang pameran dan fasilitas guna meningkatkan pengalaman pengunjung dan keamanan, sekaligus melestarikan arsitektur bersejarah.
Ruang pameran diperluas agar pengunjung dapat melihat koleksi yang biasanya tidak dipamerkan karena keterbatasan ruang.
Melestarikan Uffizi: Serangan dan Aktivisme
Galeri Uffizi telah menghadapi ancaman terhadap karya seninya, termasuk bom mobil Mafia yang mematikan pada tahun 1993 yang merusak istana, menewaskan lima orang, dan menghancurkan lima karya seni di Ruang Niobe. Pada tahun 2022 dan 2024, para aktivis iklim menempelkan diri mereka ke kaca pelindung lukisan-lukisan Botticelli untuk memprotes penggunaan bahan bakar fosil dan kelambanan pemerintah, namun karya seni tersebut tidak mengalami kerusakan. Sejak saat itu, galeri tersebut telah semakin memperkuat langkah-langkah keamanannya dan memperkuat perlindungan di sekitar karya-karya berharga.
Destinasi seni populer
Sebagai situs penting dari seni dan sejarah Renaisans, Galeri Uffizi merupakan pusat dari warisan budaya Florence dan Italia. Galeri ini diakui sebagai salah satu museum seni terpenting di dunia, dengan sekitar 2,4 juta pengunjung pada tahun 2023. Koleksi lukisan Renaisans kelas dunia dan mahakarya seniman seperti Michelangelo, Leonardo da Vinci, dan Botticelli terus menarik perhatian orang-orang dari seluruh dunia.
Tertarik untuk menjelajahi warisan artistik Galeri Uffizi?
Akses prioritas
Tur Kelompok Kecil Galeri Uffizi
Bergabunglah bersama kami dalam tur kelompok kecil di Galeri Uffizi dengan akses prioritas. Rasakan pengalaman seni di salah satu museum tertua di dunia dan pelajari kisah-kisah menarik di balik beberapa mahakarya paling ikonis di dunia. Jelajahi koridor-koridor indah istana, yang memamerkan koleksi seni Renaisans yang luas, termasuk Birth of Venus dan Primavera karya Botticelli yang terkenal, Annunciation karya Leonardo da Vinci, dan Medusa karya Caravaggio. Setelah tur, bersantailah di kafetaria di teras Galeri Uffizi, di mana Anda dapat menikmati minuman dan pemandangan kota yang menakjubkan.
Rencana perjalanan yang disesuaikan
Tur Pribadi Galeri Uffizi
Rasakan pengalaman di Galeri Uffizi layaknya seorang VIP dengan tur yang dipersonalisasi! Lewati antrean panjang dan nikmati perhatian pribadi saat Anda menjelajahi salah satu koleksi seni paling berharga di dunia dari abad ke-12 hingga abad ke-17. Lihatlah mahakarya Raphael, Michelangelo, Da Vinci, Caravaggio, dan Titian, termasuk lukisan ikonis The Birth of Venus karya Botticelli. Temukan kisah menarik di balik karya seni dan penciptanya, serta pelajari sejarah museum kuno ini. Jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan, fokuslah pada hal-hal yang menarik, dan manfaatkan kunjungan Anda sebaik-baiknya tanpa membuang waktu untuk berkeliling!